Korelasi Lama Pengobatan dan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Minum Obat Anti-Tuberkulosis

Authors

  • Ambarini Desya Kinanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus, Indonesia
  • Kristina Lisum Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus, Indonesia
  • Sudibyo Supardi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32504/sm.v20i3.1166

Keywords:

Kepatuhan, Lama Pengobatan, Dukungan Keluarga, Tuberculosis

Abstract

Latar belakang : Indonesia masih menjadi peringkat ketiga kasus TBC tertinggi di dunia, dan terdapat 8000 kasus TBC di kota Depok tahun 2019. Kasus TBC yang tinggi disebabkan karena kurangnya kepatuhan pasien TBC dalam meminum OAT. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan ialah lama pengobatan dan juga dukungan keluarga Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama pengobatan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum OAT pasien TBC.

Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Jatijajar dan Cilangkap Depok, sejak bulan April – Mei 2023. Teknik sampling menggunakan purposive dengan 61 responden yang berusia 15-54 years. Penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan MMAS-8 dan dianalisis dengan Chi Square.

Hasil: Sejumlah 62,3% responden patuh terhadap pengobatan yang diberikan serta 87,5% responden mendapat dukungan keluarga dengan baik. Ada korelasi yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum OAT dengan nilai p adalah 0,000, akan tetapi tidak ada korelasi yang signifikan antara lama pengobatan dan kepatuhan minum OAT demgam nilai p sebesar 0,105.

Kesimpulan: Dukungan keluarga memegang peranan penting selama fase pengobatan pasien TBC. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan dukungan yang diberikan keluarga selama pengobatan pasien, sehingga pengobatan bisa tuntas.

 

Author Biographies

Ambarini Desya Kinanti, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus

Program Studi Keperawatan

Kristina Lisum, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus

Program Studi Keperawatan

Sudibyo Supardi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sint Carolus

Program Studi Keperawatan

References

Becker, F.G. dkk. (2015) Buku Ajar TBC, Askep dan Pengawasan Minum Obat dengan Media Telepon, Syria Studies. Disunting oleh S. Betty. STIkes Widya Dharma Husada Tangerang.

Chin, A. dkk. (2017) “Bored in the USA: Experience sampling and boredom in everyday life.” Tersedia pada: https://doi.org/https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/27775405/ .

Friedman dan M, M. (2013) Buku Ajar Keperawatan Keluarga. EGC.

Intani, C.N., SR, D.S. dan Wijayanti, S. (2022) “Literature Revier: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Tuberkulosis,” Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849 e-ISSN: 2548-1398 Vol. 7, No. 6, Juni 2022, 7(8.5.2017), hlm. 2003–2005.

Kemenkes (2021) “Jumlah Perawat dan Penderita Tuberkulosis,” hlm. 2021.

Lestari, N.K.D.A., Putra, P.W.K. dan Laksmi, I.A.A. (2019) “Pengalaman Hidup Pasien Tuberkulosis Paru Usia Dewasa Di Wilayah Kerja Puskesmas Gerokgak I, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali,” Link, 15(2), hlm. 28–35. Tersedia pada: https://doi.org/10.31983/link.v15i2.4487 .

Lisum, K. dkk. (2022) Modul Edukasi Kesehatan Pemuda Peduli Orang Tua TB Paru. Bintang Semesta Media.

Nugroho, F.S. (2019) “Analisis Ketidakpatuhan Pengobatan Pasien TB-MDR Fase Intensif di Rumah Sakit X Surakarta,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala, 1(1), hlm. 54. Tersedia pada: https://doi.org/10.32585/jikemb.v1i1.698 .

Nurhayati, D. dkk. (2022) “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (Tb Paru) Di Poli Dots Rsu Jampang Kulon Provinsi,” Ojs.Stikesmi.Ac.Id, 11(1), hlm. 76–85.

Pratiwi, E.P., Rohmawaty, E. dan Kulsum, I.D. (2018) “Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis Kategori I dan II Pasien Tuberkolosis Paru Dewasa di Rumah Sakit Hasan Sadikin,” Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 7(4), hlm. 252. Tersedia pada: https://doi.org/10.15416/ijcp.2018.7.4.252 .

Wahyudi, C.T., Ratnawati, D. dan Made, S.A. (2017) “The effect of demographic, psychosocial and long suffering primary hypertension on compliance with antihypertension medicine treatment,” Jurnal JKFT: Universitas Muhammadiyah Tangerang, 2(2), hlm. 14–28.

Downloads

Published

2025-10-25

Issue

Section

Articles

Citation Check