Isu Hak Asasi Manusia dalam Penanggulangan HIV: Kajian Literatur 2015-2025
DOI:
https://doi.org/10.32504/sm.v20i3.1298Keywords:
Pencegahan HIV, Hak Asasi Manusia, Tinjauan LiteraturAbstract
Latar Belakang : Tantangan dalam menerapkan hak asasi manusia (HAM) dalam pencegahan HIV masih besar, ditandai dengan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengn HIV/AIDS, ibu hamil, pekerja seks, pengguna narkoba, dan komunitas LGBTQ+. Kebijakan represif dan kurangnya partisipasi masyarakat yang terkena dampak membuat intervensi pencegahan HIV kurang efektif dan tidak inklusif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis integrasi prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam kebijakan HIV di Indonesia dan mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya untuk memastikan akses yang adil dan setara terhadap layanan.
Metode : Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis publikasi ilmiah terkait isu Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pencegahan HIV pada periode 2015–2025. Sumber data diperoleh dari database seperti Scopus, PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci spesifik seperti "HIV dan Hak Asasi Manusia" dan "pengurangan bahaya". Kriteria inklusi meliputi artikel empiris atau konseptual dalam bahasa Inggris, Arab, atau Indonesia yang relevan dengan hak asasi manusia dan HIV, sedangkan analisis dilakukan secara tematik melalui pendekatan analisis konten untuk menyoroti pola, tantangan, dan rekomendasi kebijakan.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kriminalisasi terhadap HIV justru memperburuk stigma dan menghambat akses ke layanan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Sebaliknya, pendekatan berbasis hak asasi manusia yang memastikan akses yang sama dan melibatkan masyarakat telah terbukti lebih efektif dalam mengurangi tingkat penularan HIV. Pelanggaran hak asasi manusia seperti privasi, kesehatan, dan diskriminasi merupakan kendala utama, sehingga reformasi kebijakan berbasis hak asasi manusia sangat dibutuhkan.
Kesimpulan : Pendekatan berbasis hak asasi manusia yang memastikan akses yang sama dan melibatkan masyarakat telah terbukti lebih efektif dalam menanggulangi HIV daripada pendekatan kriminalisasi yang justru memperburuk stigma dan menghambat layanan kesehatan.
References
Andrews, C. et al. (2020) ‘Intimate partner violence, human rights violations, and HIV among women in Nairobi, Kenya’, Health and human rights, 22(2), p. 155.
Andrianto, M.B. (2021) ‘Praktik Keagamaan pada Penderita HIV/AIDS’’, Jurnal Kesmas Asclepius, 3(1), pp. 34–40.
Aswandi, B. and Roisah, K. (2019) ‘Negara hukum dan demokrasi pancasila dalam kaitannya dengan hak asasi manusia (HAM)’, Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), pp. 128–145.
Ayres, J.R. (2023) ‘Vulnerability, Care, and integrality: conceptual reconstructions and current challenges for HIV/AIDS care policies and practices’, Saúde em Debate, 46, pp. 196–206.
Bernard, E.J. et al. (2021) ‘Ending unjust HIV criminalization: leave no?one behind’, Journal of the International AIDS Society, 24(2), p. e25681.
Beyrer, C. et al. (2024) ‘Under threat: the International AIDS Society–Lancet Commission on health and human rights’, The Lancet, 403(10434), pp. 1374–1418.
Campbell, C. and Smith, D. (2022) ‘Distinguishing Between Direct and Indirect Discrimination’, The Modern Law Review, 86(2), pp. 307–330.
Crabtree?Ramírez, B. et al. (2020) ‘The HIV epidemic in Latin America: a time to reflect on the history of success and the challenges ahead’, Journal of the International AIDS Society, 23(3), p. e25468.
Das, P. and Horton, R. (2015) ‘Bringing sex workers to the centre of the HIV response’, The Lancet, 385(9962), pp. 3–4.
Dunaway, K. et al. (2022) ‘What will it take to achieve the sexual and reproductive health and rights of women living with HIV?’, Women’s Health, 18, p. 17455057221080360.
Ehsanpour, S.R. dan Karami, H. (2020) ‘Persyaratan hak asasi manusia terkait orang yang hidup dengan AIDS’, Seyyed Reza Ehsanpour, 1(1), hlm. 65–77.
Grubba, L.S. (2024) ‘HIV/AIDS/SIDA (MVHA): revisão integrativa à luz dos direitos humanos’, Sequência (Florianópolis), 45(96), p. e97472.
Gunawansyah, Yunindyawati and Sununianti, V.V. (2020) ‘Diskriminasi Buruh Perempuan: Studi tentang Identifikasi Jenis dan Faktor Penyebabnya di Pabrik Tempe Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir’’, Jurnal Empirika, 5(1), pp. 13–24.
Kavanagh, M.M. et al. (2021) ‘Law, criminalisation and HIV in the world: have countries that criminalise achieved more or less successful pandemic response?’, BMJ Global Health, 6(8), pp. 1–8.
Kumalasari, I., Chastanti, I. and Siregar, M.Y. (2020) ‘Implementasi Kebijakan Harm Reduction untuk Meningkatkan Moral Knowing tentang Narkotika pada Siswa SMA di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara’, Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), pp. 18–25.
Kurniaty, R. (2021) ‘Peraturan Kesehatan Internasional 2005: Perkembangan Substansial Untuk Hukum Internasional Dan Keamanan Kesehatan Global’, Masalah-Masalah Hukum, 50(4), pp. 434–446.
Leach, T. (2021) ‘Human rights of people living with HIV, men with diverse sexualities and transgender women in PNG’. The Australian National University (Australia).
Lin, Hsin-rou (2024) ‘Refleksi tentang kesehatan masyarakat dan hak asasi manusia dalam kriminalisasi risiko AIDS: Tinjauan bukti empiris asing dan analisis keputusan pengadilan Taiwan.’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Taiwan/Taiwan Gong Gong Wei Sheng Za Zhi, 43(4).
Mapiah, R.A. (2024) Upaya Kepolisian Resort Musi Rawas Utara dalam Meminimalisir Praktik Penyalahgunaan Narkoba dalam Perspektif Maqashid Syariah (Studi Kasus Desa Batu Gajah Tahun 2023). INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP.
Mykhalovskiy, E. et al. (2020) ‘Human rights, public health and COVID-19 in Canada’, Canadian Journal of Public Health, 111, pp. 975–979.
Nursalam et al. (2021) ‘Determinants of the Discriminatory Behavior Experienced by People Living with HIV in Indonesia: A Cross-sectional Study of the Demographic Health Survey’, The Open AIDS Journal, 15, pp. 1–9.
Parra-Barrera, S.M. et al. (2022) ‘Protection of human rights and barriers for people with HIV/AIDS in Colombia: an analysis of the legal framework’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(18), p. 11423.
Perehudoff, K. et al. (2022) ‘A comparative human rights analysis of laws and policies for adolescent contraception in Uganda and Kenya’, Reproductive Health, 19(1), p. 37.
Piot, P. et al. (2015) ‘Defeating AIDS—Advancing Global Health’, The Lancet, 386(9989), pp. 171–218.
Putri, A. et al. (2023) ‘Hak asasi manusia dalam perspektif Islam’, Al-Wasathiyah: Journal of Islamic Studies, 2(2), pp. 195–208.
Putrie, K.A. and Prasetya, B.E.A. (2021) ‘Kecemasan terhadap Stigma Sosial untuk Kembali ke Masyarakat pada Mantan Narapidana Perempuan Tindak Pidana Penipuan’, Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(2), pp. 131–142.
Sadarang, R.A.I. (2022) ‘Prevalence and Factors Affecting Discrimination Towards People Living With HIV/AIDS in Indonesia’, Journal of Preventive Medicine & Public Health, 55(2), pp. 205–212.
Saputra, I.R. (2023) ‘Dinamika Pekerjaan Seks Komersial: Infeksi menular seksual Sebagai Ancaman dan Strategi Pengurangannya’’, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM [Preprint].
Sekalala, S. and Esom, K. (2024) ‘Law, Human Rights, and Pandemic Response: Reflecting on the South African HIV Response 25 Years Later’, Health and Human Rights, 26(1), p. 21.
Sircar, N.R., Saoyo, T.G. and Maleche, A.A. (2019) ‘Assessing a human rights-based approach to HIV in Kenya’, Health and Human Rights, 21(1), p. 267.
Somse, P. and Eba, P.M. (2020) ‘Lessons from HIV to guide COVID-19 responses in the Central African Republic’, Health and human rights, 22(1), p. 371.
Sudastri, N.K., Wulandari, L.P.L. and Januraga, P.P. (2025) ‘Marking of HIV Stigma in Indonesia: A Scoping Review’, International Journal of Environmental Research and Publich Health, 22(6), pp. 1–26.
Tambunan, R. and Pratama, J. (2025) ‘Peran Muhammadiyah dalam Menanggulangi Dampak Sosial LGBTQ+’, Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 3(1), pp. 207–215.
Wolfe, D. et al. (2015) ‘Human rights and access to hepatitis C treatment for people who inject drugs’, International Journal of Drug Policy, 26(11), pp. 1072–1080.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Adhitya Chandra Setyawan, Dian Tri Febriana, Ade Armada Sutedja, Made Krisna Wardana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Surya Medika berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.

.jpg)