Pengetahuan Santri Tentang Personal Hygiene di Pondok Pesantren X Kabupaten Purbalingga
DOI:
https://doi.org/10.32504/sm.v21i2.1403Keywords:
Pengetahuan, Personal Hygiene, SantriAbstract
Latar Belakang: Kesehatan jasmani dan rohani merupakan kebutuhan penting bagi setiap individu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah melalui penerapan personal hygiene. Kurangnya personal hygiene terbukti menjadi faktor risiko munculnya berbagai penyakit menular, salah satunya skabies, yang banyak ditemukan di pondok pesantren. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan santri tentang personal hygiene di Pondok Pesantren X, Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan rancangan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 93 santri yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi.
Hasil: Mayoritas responden berusia remaja awal (87,1%), berjenis kelamin perempuan (64,5%), dan berpendidikan rendah (62,4%). Tingkat pengetahuan santri mengenai personal hygiene menunjukkan bahwa 50,5% responden memiliki pengetahuan baik, sedangkan 49,5% berpengetahuan buruk. Berdasarkan jenis kelamin, santri perempuan lebih banyak memiliki pengetahuan baik (78,7%) dibandingkan laki-laki (21,3).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden berada pada kelompok usia remaja awal, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Selain itu, sebagian besar santri memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai personal hygiene.
References
Akbar, R., Ongkai, T. M. B., Suryana, E., & Abdurrahmansyah, A. (2023). Perkembangan Peserta Didik pada Masa Remaja Akhir. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 6356–6367. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2094
Aliffiani, S., & Mustakim, M. (2020). Pengetahuan, Sikap, Personal hygiene Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Ar-Rofi’I. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(1), 41. https://doi.org/10.20527/jpkmi.v7i1.8792
Amaliah, C. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Audovisual Terhadap Pengetahuan dan Sikap Personal hygiene Anak Usia Pra-Sekolah di TK Tunas Mulya Sidomulyo Surabaya. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Andika, R., & Nitami, M. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Personal hygiene Penjamah Makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan. Artikel Ilmiah, 86(2), 1–8.
Barnas, S., & Ridwan, I. M. (2019). Perbedaan Gender dalam Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mahasiswa Pendidikan Fisika. Diffraction, 1(2), 34–41. https://doi.org/10.37058/diffraction.v1i2.1328
Esthevyani, N., Darundiati, Y. H., & Wahyuningsih, N. E. (2021). Determinan Praktik Personal hygiene Mahasiswa Universitas Diponegoro Sebagai Bentuk Pencegahan Dalam Situasi Pandemi Covid-19. Link, 17(1), 51–60. https://doi.org/10.31983/link.v17i1.6796
Faidah, D. A., & Rifki, S. E. (2022). Description Of Personal hygiene Santri On Scabies Incident In Pondok Pesantren Raudlatul Mubtadiin Kubang Village, Wanayasa District, Banjarnegara Regency In 2021. Medsains, 8(1), 23–30.
Han, L., Gao, X., Liao, M., Yu, X., Zhang, R., Liu, S., & Zeng, F. (2020). Hygiene Practices Among Young Adolescents Aged 12-15 Years in Low-and Middle-Income Countries: A Population-Based Study. Journal of Global Health, 10(2).
Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Ilmu Pendidikan Konsep, Teori dan Aplikasinya. LPPPI.
Kristiningsih. (2022). Level of Formal Education and Its Influence on Community Awareness in Implementing Development in Ngembat Padas Village, Sragen. Jurnal Kebhinekaan Dan Wawasan Kebangsaan Pusat Kajian Pancasila UNINDRA PGRI, 2(1), 30–39.
Luthfiani, D. A., Herlina, N., & Ekowati, E. (2023). Pengaruh Umur dan Sumber Informasi Terhadap Pengetahuan Personal hygiene Genetalia Pada Siswi SMP Taruna Bangsa Jakarta Barat Tahun 2023. Jurnal Bidan Srikandi, 1(1), 1–6.
Muallif. (2024). Pengetahuan: Definisi, Tingkatan, dan Faktor yang Mempengaruhi. https://an-nur.ac.id/asal-usul-pengetahuan/
Ni’mah, N. (2016). Hubungan Perilaku Personal hygiene dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem Sewon Bantul Yogyakarta. Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurdianti, R. , S. M., A. F. N. (2023). Pengaruh Umur dan Sumber Informasi Terhadap Pengetahuan Personal hygiene Genetalia Pada Siswi SMP Taruna Bangsa Jakarta Barat Tahun 2023. Jurnal Bidan Srikandi, 1, 1–6.
Nursalam. (2020). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (5th ed.). Selemba Medika.
Pratiwi, B. A., Oktarianita, Febriawati, H., Wati, N., & Kartini, N. (2021). Pendidikan Kesehatan terhadap Personal hygiene Santri. Jurnal Kesmas Asclepius, 3(1).
Savita, D., & Tri Purnanto, N. (2021). Pengaruh Personal hygiene Terhadap Prevalensi Kejadian Skabies: A Literature Review. Journal of TSCS1Kep, 6(1), 2775–0345.
Sugiyono. (2019). Metodelogi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
Syukri, S. (2017). Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Santri Mengenai Kebersihan Pribadi dan Tempat Tinggal pada Pesantren X di Kabupaten Bogor. Skripsi, 1–78.
Utami, N., Meliyanti, F., & Afriani, B. (2023). Hubungan krakteristik penjamah makanan dengan penerapan personal hygiene pada CV.Citra Satria Catering. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 7, 27–34.
Wanaa, R. N. A., & Azizah, N. (2025). Hubungan Pengetahuan Personal hygiene Dengan Perilaku Personal hygiene Saat Menstruasi Remaja SMPN 1 Deli Tua. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 24(1).
WHO. (2020). Scabies and other ectoparasites.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Amri Firgiawan, Ikit Netra, Siti Haniyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Surya Medika berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.

.jpg)