Efektivitas Penatalaksanaan Sleep Hygiene Terstruktur Terhadap Gangguan Pola Tidur dengan Gerd

Authors

  • Rinda Exsantri Herdiyanti Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang, Indonesia
  • Ahmad Purnama Hudaya Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang, Indonesia
  • Ria Inriyana Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32504/sm.v21i2.1440

Keywords:

Gangguan Tidur, GERD, Intervensi Nonfarmakologis, Mahasiswa Keperawatan, Sleep Hygiene

Abstract

Latar Belakang: Gangguan pola tidur sering dialami mahasiswa keperawatan dengan gastroesophageal reflux disease (GERD) dan berdampak negatif terhadap kesehatan serta performa akademik. Hubungan dua arah antara gangguan tidur dan GERD menciptakan siklus patologis yang memerlukan intervensi terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penatalaksanaan sleep hygiene terstruktur dalam mereduksi gangguan pola tidur pada mahasiswa S1 Keperawatan UPI Kampus Sumedang dengan GERD.

Metode: Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group pretest-posttest. Dalam penelitian ini melibatkan 40 mahasiswa keperawatan (20 intervensi, 20 kontrol) yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan skor GERD-Q ?8 dan PSQI >5. Kelompok intervensi menerima penatalaksanaan sleep hygiene terstruktur selama tujuh hari berturut-turut, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi khusus. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank untuk perbandingan dalam kelompok dan uji Mann-Whitney U untuk perbandingan antar kelompok.

Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan penurunan skor PSQI yang sangat signifikan dari 10,05±2,67 menjadi 4,50±1,64 (p<0,001), dengan penurunan rata-rata 5,55 poin, mengubah kualitas tidur dari kategori buruk menjadi baik. Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan dengan median skor tetap 8,00 (p=0,053). Perbedaan selisih perubahan skor PSQI antar kelompok sangat signifikan secara statistik (p<0,001), dengan kelompok intervensi menunjukkan penurunan median sebesar -5,500 poin dibandingkan 0,000 pada kelompok kontrol, mengindikasikan effect size yang substansial.

Kesimpulan: Penatalaksanaan sleep hygiene terstruktur sangat efektif dalam mereduksi gangguan pola tidur pada mahasiswa keperawatan dengan GERD. Intervensi nonfarmakologis ini memberikan pendekatan praktis, mudah diakses, dan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas tidur pada populasi rentan ini serta dapat diimplementasikan secara mandiri oleh mahasiswa.

Author Biographies

Rinda Exsantri Herdiyanti, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang

Program Studi Keperawatan

Ahmad Purnama Hudaya, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang

Program Studi Keperawatan

Ria Inriyana, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Sumedang

Program Studi Keperawatan

References

Ayunitias, I., & Rochmawati, E. (2025). Effectiveness of sleep hygiene on anxiety and depression in patients undergoing hemodialysis. Palliative Medicine in Practice, 19(3), 206–215. https://doi.org/10.5603/PMP.101864

Brzozowski, T., Konturek, P. C., Konturek, S. J., & Brzozowska, I. (2020). Melatonin and its role in protection of gastric mucosa against stress-induced injury. Journal of Physiology and Pharmacology, 71(1), 1–12.

Chen, L., Wang, Y., & Liu, J. (2023). Evaluation of the effectiveness of sleep hygiene education and FITBIT devices on quality of sleep and psychological worry: A pilot quasi-experimental study among first-year college students. Frontiers in Public Health, 11.

Fass, R., & Quan, S. F. (2021). astroesophageal reflux disease and sleep disturbances: Evidence for a bidirectional relationship. Journal of Clinical Gastroenterology, 55(1), 1–8.

Fernández-Corcuera, P., González-Torrente, S., García-García, R., & Cantero-Garlito, P. A. (2021). Sleep habits and academic performance in a cohort of Nursing Degree students. BMC Nursing, 20(140).

Gyawali, C. P., Kahrilas, P. J., Savarino, E., Zerbib, F., Mion, F., Smout, A. J., & Tack, J. (2020). Modern diagnosis of GERD: The Lyon Consensus. Gut, 69(7), 1240–1251.

Herdiyanti, R. E. (2025). Efektivitas Penatalaksanaan Sleep Hygiene Terstruktur terhadap Gangguan Pola Tidur pada Mahasiswa Keperawatan dengan GERD. Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang.

Hu, Y., Yin, Y., Chen, X., Ma, Y., & Han, X. (2023). The bidirectional association between sleep disorders and gastroesophageal reflux disease: A meta-analysis. Sleep Medicine Reviews, 67.

Hunt, R. H., Armstrong, D., Yaghoobi, M., Daniels, J., Gisbert, J. P., & Malfertheiner, P. (2021). Predictors of therapeutic success with proton pump inhibitor therapy in patients with gastroesophageal reflux disease: A systematic review and meta-analysis. Digestive Diseases and Sciences, 66(4), 1134–1152.

Irish, L. A., Kline, C. E., Gunn, H. E., Buysse, D. J., & Hall, M. H. (2015). The role of sleep hygiene in promoting public health: A review of empirical evidence. Sleep Medicine Reviews, 22, 23–36.

Kementrian Kesehatan RI. (2024). Laporan Nasional Kondisi Kesehatan Mahasiswa Kesehatan di Indonesia tahun 2023.

Khoury, D., Doghramji, K., & Doghramji, P. (2020). Sleep hygiene and behavioral interventions in insomnia. . Sleep Medicine Clinics, 15(2), 217–226.

Pardede, J. A. (2018). Teori Dan Model Adaptasi Sister Calista Roy; Pendekatan Keperawatan.

Pereira, R. S. (2023). Melatonin and sleep hygiene in gastroesophageal reflux disease: A comprehensive review. Sleep Medicine Reviews, 69.

Rahman, A., Syahputra, F., & Mulyana, H. (2024). Program edukasi sleep hygiene untuk meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan keluhan gastrointestinal pada mahasiswa keperawatan: Uji klinis terkontrol acak. Jurnal Keperawatan Soedirman, 18(1), 15–27.

Sari, M., Pratiwi, A., & Handayani, S. (2022). Stres akademik dan gangguan pola tidur pada mahasiswa keperawatan. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(2), 89–98.

Smyth, C. M., Yadav, A., & Fass, R. (2021). Autonomic nervous system dysfunction in gastroesophageal reflux disease. . Neurogastroenterology & Motility, 336.

Wang, J., Lv, H., Luo, Z., Cao, C., & Hu, Y. (2022). Relationship between sleep position and gastroesophageal reflux: A systematic review and meta-analysis. Sleep Medicine Reviews, 62.

Wijarnpreecha, K., Jaruvongvanich, V., & Chesdachai, S. (2020). Association between gastroesophageal reflux disease and academic performance among health sciences students: A systematic review and meta-analysis. Journal of Medical Education and Curricular Development, 7.

Zhang, L., Lin, X., Wang, Y., & Liu, Y. (2022). Sleep quality in patients with gastroesophageal reflux disease: A polysomnographic study. Journal of Neurogastroenterology and Motility, 28, 289–297.

Zhuang, Y., Liu, Q., Guo, J., & Zhang, H. (2024). Nocturnal reflux and sleep disorders in GERD: Role of autonomic dysfunction. Frontiers in Gastroenterology, 11, 203–211.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

Citation Check