Tingkat Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi dengan Tekanan Darah Pasien Penderita Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.32504/sm.v21i1.1446Keywords:
Kepatuhan, Obat Antihipertensi, Tekanan DarahAbstract
Latar Belakang : Kepatuhan sering menjadi masalah pada pasien yang menderita penyakit kronik yang membutuhkan modifikasi gaya hidup serta pengobatan jangka panjang. Kepatuhan berperan penting dalam terapi pasien hipertensi. Sebanyak 3 juta pasien meninggal setiap tahunnya dari total penderita hipertensi yang ada sekitar 600 juta di seluruh dunia, salah satu penyebabnya tidak patuhnya mengkonsumsi obat antihipertensi. Mengetahui hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien penderita hipertensi di Puskesmas Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur.
Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik, dengan pendekatan deskripsi korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel yang didapat selama 3 minggu sebanyak 102 orang.
Hasil : Terdapat hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien penderita hipertensi, mendapatkan hasil dari uji korelasi spearman dengan p-value 0,000 < 0,05.
Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien penderita hipertensi di Puskesmas Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Disarankan kepada institusi pendidikan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan ilmu komunikasi terapeutik.
References
Dalfian, Festy Ladyani Mustofa, dan Fachrurazi1. 2024. “Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Dan Diet Rendah Garam Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Poliklinik Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin.” 11(3):477–85.
Devine. 2017. Program Olahraga: Tekanan Darah Tinggi. Yogyakarta: PT Intan Sejati.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan, Timur. 2023. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023. Samarinda.
Faisal, Debri Rizki, Tisha Lazuana, Fahmi Ichwansyah, dan Eka Fitria. 2022. “Faktor Risiko Hipertensi Pada Usia Produktif Di Indonesia Dan Upaya Penanggulangannya Risk Factors of Hypertension for The Productive Age in Indonesia and Prevention Measures.” Buletin Penelitian Sistem Kesehatan 25:32–41.
KaltimPost.ID. 2024. “Setengah Juta Warga Kaltim Menderita Hipertensi.” https://kaltimpost.jawapos.com/kaltim/2384741243/setengah-juta-warga-kaltim-menderita-hipertensi
Kamelia citra, Mia, Darini Kurniawati, dan M. Fajriannor TM. 2023. “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Pasien Di Puskesmas Bangkuang Kalimantan Tengah.” Jurnal Farmasi SYIFA 1(2):85–90. https://doi.org/10.63004/jfs.v1i2.238
Kemenkes RI. 2021. “Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa.” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 1–85.
Lukitaningtyas, D., & Cahyono, E. A. 2023. “Hipertensi; Artikel Review.” Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan 2(1):100–117.
Mebrahtu, Goitom, Mary M. Moleki, Oliver Okoth Achila, Yemane Seyoum, Elias T. Adnoy, dan Martin Ovberedjo. 2021. “Antihypertensive medication adherence and associated factors: A cross-sectional analysis of patients attending a national referral hospital in asmara, eritrea.” Patient Preference and Adherence 15:2619–32. https://doi.org/10.2147/PPA.S319987
Nurarif, Amin Huda dan Kusuma, Hardhi. 2016. Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis & Nanda NIC-NOC. Yogyakarta: Mediaction publishing.
Nurdin, et al. 2022. “Hubungan Kepatuhan Minum Obat Anti Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Parit Timur Kubu Raya.” Scientific Journal of Nursing Research 4:34–41.
Nurmala, et al. 2018. Promosi Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.
Ojo, OluwaseunS, SundayO Malomo, dan PeterT Sogunle. 2016. “Blood pressure (BP) control and perceived family support in patients with essential hypertension seen at a primary care clinic in Western Nigeria.” Journal of Family Medicine and Primary Care 5(3):569. https://doi.org/10.4103/2249-4863.197284
PERHI. 2021. “Konsesus Penatalaksanaan Hipertensi 2021: Update Konsensus PERHI 2019.” I-Hefcard.Com 66.
Pribadi. 2020. “Hubungan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi Dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Ruang Sindur Rsud Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.”
Rahmah, et al. 2025. “Analisis Hubungan Kepatuhan Pengobatan Antihipertensi Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Menggunakan Kuesioner Hill-Bone Di Puskesmas Perawatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.” Journal of Innovation Research and Knowledge 5(2):1971–80. https://doi.org/10.15797/concom.2019..23.009
Sari. 2017. Berdamai dengan hipertensi. Jakarta: Bumi Medika.
Sari, Dini Permata, dan Muhamad Helmi. 2023. “Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Hipertensi dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara Periode Mei – Juli 2022.” Jurnal Farmasi Higea 15(2):93. https://doi.org/10.52689/higea.v15i2.518
Tiahesara, et. al. 2018. “Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Kelompok Pengelolaan Penyakit Kronis ( Prolanis ) Klinik Qita.” Jurnal Farmamedika 3(2):90–100.
Tumundo, Debora Gebby, Weny Indayany Wiyono, dan Meilani Jayanti. 2021. “Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Bagi Peningkatan Kepatuhan Pasien Hipertensi dalam Menggunakan Obat Antihipertensi.” Pharmacon 10(4):1121–28.
Wahyuni sri, Cut Intan Annisa Puteri, Kiki Rawitri. 2024. “Sosialisasi Penggunaan Obat Tradisional pada Pasien Hipertensi.” Jurnal Bakti Nusantara 2(2):57–65.
WHO. 2025. Hypertention.
Wiwin Vidiyastana Afifah, KIrfansyah Baharuddin Pakki, dan Tanti Asrianti. 2022. “Analisis Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Rapak Mahang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara.” Wal’afiat Hospital Journal 3(01):59–72.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Ria Anggara Hamba, Novia Susanti, Muhammad Saputra, Agustina Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Surya Medika berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.

.jpg)