Pengurangan Dampak Penyakit Tidak Menular dengan Program Penyuluhan dan Pelaksanaan Skrining
DOI:
https://doi.org/10.32504/hjce.v5i3.968Abstract
Penyakit tidak menular (PTM), juga dikenal sebagai penyakit kronis. Jenis utama PTM adalah penyakit kardiovaskular (seperti serangan jantung dan stroke), kanker, penyakit pernafasan kronis (seperti penyakit paru obstruktif kronik dan asma) dan diabetes. Dampak PTM terhadap individu dan masyarakat, diperlukan pendekatan komprehensif yang mengharuskan semua sektor, termasuk kesehatan, keuangan, transportasi, pendidikan, pertanian, perencanaan dan lain-lain, untuk berkolaborasi mengurangi risiko yang terkait dengan PTM, dan mendorong intervensi untuk mengurangi dampak PTM, mencegah dan mengendalikannya. Penyuluhan di masyarakat secara terus-menerus dan program skrining merupakan salah satu upaya mengendalikan dampak penyakit tidak menular secara promotif dan preventif. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan asset based community development, penyuluhan dan dilanjutkan dengan skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar perut dan kadar gula darah. Skrining yang di laksanakan meliputi, pemeriksaan tinggi badan, berat badan, pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan kadar gula darah. Pelaksaaan skrining bekerjasama dengan Puskesmas Pundong Bantul. Peserta skrining diikuti 84 peserta lansia dengan umur diatas 60 tahun ada 51 orang (61%), usian 25 sampai sebelum 60 tahun ada 33 orang (39s%). Pengurangan dampak penyakit PTM harus serius dilaksanakan dan melibatkan partisipasi semua pihak, baik kader, keluarga, pemerintah maupun masyarakat.
Kata kunci: Pengurangan dampak buruk PTM; Penyuluhan; Skrining
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Supatmi, Parmadi Sigit Purnomo, Erma Pranawati, Eni Purwaningsih, Dian Novita Kumalasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), yang berarti Jurnal Surya Medika berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta.
