Edukasi Penggunaan Antibiotika pada Santri Putri Takhasus Pondok Ki Ageng Wonokusumo Gunungkidul

Authors

  • Dyah Anggraeni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global, Indonesia
  • Windy Aulina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32504/hjce.v5i3.974

Abstract

Antibiotika yang tidak digunakan secara rasional dapat memicu timbulnya masalah resisten. Penggunaan antibiotika yang bijak yaitu secara rasional dengan mempertimbangkan dampak muncul dan menyebabkan bakteri resisten. Pendidikan atau edukasi adalah suatu upaya dalam membentuk perilaku masyarakat agar dapat memberikan hasil yang diinginkan agar sesuai dengan yang diharapkan dan berkaitan dengan kesehatan, edukasi merupakan faktor terpenting dalam memotivator penggunaan antibiotika secara tepat. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri putri takhasus pondok Ki Ageng Wonokusumo Gunungkidul terhadap antibiotika. Metode pengabdian ini adalah edukasi menggunakan PPT, dengan pemberian pretest dan posttest. Hasil pengabdian terjadi peningkatan hasil pretest dan posttest dari 70% menjadi 84%. Kemudian hasil data variasi uji lanjutnya dengan paired samples test dengan membandingkan hasil uji pretest (sebelum diedukasi) dengan posttest setelah diberikan edukasi materi tentang antibiotika, dapat diketahui nilai signifikansinya 0,000<,0.05 yang artinya memiliki perbedaan yang bermakna, yaitu ada perbedaan antara pengetahuan antara sebelum dan sesudah pemberian materi Antibiotika. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan santri putri memahami materi antibiotika yang diberikan.

Author Biographies

Dyah Anggraeni, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global

Program Studi Farmasi

Windy Aulina, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global

Program Studi Farmasi

Downloads

Published

2024-01-24

Issue

Section

Articles

Citation Check