Korelasi lingkar kepala dengan perkembangan balita stunting di Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin

Authors

  • Hamsudin Ramadani Universitas Sari Mulia, Indonesia
  • Paul Joae Brett Nito Universitas Sari Mulia, Indonesia
  • Latifah Latifah Universitas Sari Mulia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32504/hspj.v10i1.1422

Keywords:

Balita, Lingkar Kepala, Perkembangan, Stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia dan prevalensi stunting di Puskesmas Alalak Selatan menduduki peringkat pertama di Kota Banjarmasin (243 kasus atau 9,3%). Kondisi stunting pada anak memiliki dampak berupa lingkar kepala kecil sehingga pertumbuhan otak tidak optimal, hal ini diduga berhubungan dengan perkembangan balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan lingkar kepala dengan perkembangan pada balita stunting di Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin. Metode penelitian kuantitatif ini dengan rancangan analitik korelatif cross-sectional pada 69 balita stunting berusia 24-60 bulan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen berupa metlin, KPSP dan lembar observasi. Data dianalisis dengan uji korelasi Kolmogorov-Smirnov Z. Hasil didapatkan mayoritas responden memiliki karakteristik umur ibu tidak berisiko sebanyak 50 sampel (72,5%), berusia prasekolah sebanyak 38 sampel (55,1%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 38 sampel (55,1%), memiliki lingkar kepala tidak normal sebanyak 47 sampel (68,1%) dan memiliki perkembangan yang sesuai sebanyak 39 sampel (56,5%), p value 0,001 sehingga Ha diterima. Penelitian disimpulkan ada hubungan lingkar kepala dengan perkembangan pada balita stunting di Puskesmas Alalak Selatan Banjarmasin. Ibu disarankan untuk lebih memperhatikan asupan nutrisi/gizi balita.

Author Biographies

Hamsudin Ramadani, Universitas Sari Mulia

Program Studi Keperawatan

Paul Joae Brett Nito, Universitas Sari Mulia

Program Studi Keperawatan

Latifah Latifah, Universitas Sari Mulia

Program Studi Profesi Ners

References

1. Sitepu JM, Masitah W, Nasution M, Ginting N. Development of Animated Emergency Drills Video to Enhance Early Childhood Understanding of Fire Disasters. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. 2024;9(1`):83–94.

2. Sutarto, Mayasari D, Reni I. Stunting, Faktor Resiko dan Pencegahannya. J Agromedicine. 2018;5:243–243.

3. Murti U. kemkes.go.id. 2018 [cited 2022 Feb 8]. Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan, Pola Asuh dan Sanitasi. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20180407/1825480/cegah-Stunting-dengan-perbaikan-pola-makan-pola-asuh-dan-sanitasi-2/

4. Novitasari N, Usman U, Rusman ADP. Antropometri Di Wilayah Kota Parepare. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatah. 2022;5(1):487–93.

5. Erik, Rohman A, Rosyana A, Rianti A, Muhaemi E, Yuni EE, et al. Stunting Pada Anak Usia Dini (Study Kasus di Desa Mirat Kec Lewimunding Majalengka). Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2020;2(1):24–36.

6. Pratiwi R, Sari RS, Ratnasari F. Dampak Status Gizi Pendek (Stunting) terhadap Prestasi Belajar. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan. 2021;12(2):10–23.

7. Permatasari MA, Eprilianto DF. Analisis Partisipasi Masyarakat Dalam Mencapai Zero Stunting Di Kelurahan Bulak Banteng Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Publika. 2023;11(4):2637–50.

8. WHO. Stunting Prevalence Among Children Under 5 Years of Age. United States; 2021.

9. UNICEF. unicef.org. 2020 [cited 2024 Aug 24]. UNICEF and the Sustainable Development Goals 17 goals. 6 years left. Available from: https://www.unicef.org/sustainable-development-goals

10. Unicef. Analisis Lanskap Kelebihan Berat Badan Dan Obesitas di Indonesia. www.unicef.org. 2019.

11. BPS Kalsel. Kalimantan Selatan dalam Angka 2019. Banjarbaru: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan; 2019.

12. Peraturan Presiden (PERPRES). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. LN.2021/No.172, jdih.setneg.go.id?: 23 hlm.; 2021.

13. Triawanti, Palimbo A, Norhasanah, Setyobudihono S, Rahmadayanti TN. Analisis Faktor Risiko Stunting di Kalimantan Selatan. Proceeding of Lambung Mangkurat Medical Seminar. 2022;3(1):197–211.

14. Suhrawardi. Analisis Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting. JIP Jurnal Inovasi Pendidikan. 2022;3(7):7153–60.

15. Juniarti RT. ANTROPOMETRI UNTUK MENCEGAH STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAPADDE KOTA PAREPARE. Jurnal Imliah Manusia dan Kesehatan. 2021;4(2):279–86.

16. Marfuah D, Sarifah S, Khotimah SK, Hatifah DK. Pengukuran Antropometri dan Penentuan Status Gizi Balita di Posyandu Balita Bina Sejahtera Kadipiro Banjarsari Surakarta. ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat. 2024;2(3):138–49.

17. Dwi A, Yadika N, Berawi KN, Nasution SH. Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar. Majority. 2019;(September):273–82.

18. BKKBN. Pendampingan Keluarga Ibu Hamil dan Pasca Persalinan. Andayani D, editor. Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional; 2021. 54 p.

19. Fauza N, Abdurrohman A, Akbar Harahap A, Monica L, Yani L, Jannah M, et al. Identifikasi Stunting pada anak balita di Desa Rantau Mapesai. In: Unri Conference Series: Community Engagement. 2021. p. 673–9.

20. Sandriani S, Nurherliyany M, Permatasari W, Wahyuni AN, Zuvita ED, Putri RN, et al. Terapi Bermain dengan Media Playdough untuk Meningkatkan Motorik Halus pada Anak Usia Pra Sekolah di TK Angkasa Langensari. Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2022;2(4):343–9.

21. Noviansyah. Strategi Percepatan Pencegahan Stunting Dengan Pendekatan Keagamaan Guna Mewujudkan Generasi Berkualitas (Studi pada Wilayah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu). UIN Raden Intan Lampung; 2022.

22. Baihaki ES. Gizi Buruk dalam Perspektif Islam?: Respon Teologis Terhadap Persoalan Gizi Buruk. Shahih. 2017;2(2):80–93.

23. Aslinda, Akbar, Ratna Mahmud, Zulfia Samiun. Penerapan Terapi Inhalasi Nebulizer Pada Anak Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi. Jurnal Mitrasehat. 2023;12(2):235–40.

24. Direktorat P2PTM. Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Pencegahan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Tahun 2022. 2023.

25. Purnami FA, Maula DM, Nisa AA, Cahyaningtyas R, Jundan AR, Fitri F. Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini dan Penguatan Mental Remaja sebagai Strategi Pencegahan Pernikahan Dini. Welfare?: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume. 2024;2(4):698–703.

26. Soedjatmiko S. Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Balita. Sari Pediatri. 2016;3(3):175.

27. Rahayu A, Yulidasari F, Putri AO, Anggraini L. Stunting dan Upaya Pencegahannya. Buku Stunting dan upaya pencegahannya. 2018. 88 p.

28. Fildzah FK, Yamin A, Hendrawati S. Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Stunting Pada BADUTA Filsya. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah. 2020;5(2):272–84.

29. Lestari LR, Mohtar MS, Gaghauna EEM. Right Lateral Position Can Be Recommended As An Intervention In Heart Failure ( HF ) Patients To Improve Respiratory Status. Care?: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. 2025;13(1):87–97.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles

Citation Check