Efektivitas pengkajian European Stroke Scale dan Guy’s Hospital Stroke dalam perolehan diagnosis keperawatan aktual
DOI:
https://doi.org/10.32504/hspj.v10i2.1465Keywords:
Diagnosa, ESS, GHSS, StrokeAbstract
Pelayanan pasien stroke di IGD yang diberikan oleh perawat dan diharuskan melakukannya secara cepat dan efektif. Hal ini bisa dicapai dengan adanya instrumen pengkajian yang tepat. Namun, dengan banyaknya model pengkajian stroke yang memiliki karakteristik tersendiri, perawat masih ragu untuk menentukan manakah yang lebih efektif dalam menentukan suatu diagnosis keperawatan, yaitu European Stroke Scale (ESS) dan Guy's Hospital Stroke Score (GHSS). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pengkajian European Stroke Scale (ess), dan Guy's Hospital Stroke Score (GHSS) dalam durasi pengkajian dan durasi perolehan diagnosis keperawatan pasien stroke di IGD. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimen one-shot case study (posttest-only design). dan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, instrumen yang digunakan: lembar observasi (ESS) dan (GHSS), stopwatch, SDKI, uji statistik menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan rata-rata perbedaan durasi pengkajian (ESS) adalah 21,47 Menit dan (GHSS) adalah sebesar 10,67 menit. Berdasarkan hasil uji statistik, nilai p = 0,000 (< 0,05), yang artinya ada perbedaan, sedangkan perbedaan rata-rata durasi perolehan diagnosis keperawatan (ESS) adalah 21,2 menit dan (GHSS) adalah sebesar 16,4 menit. Berdasarkan uji statistik diketahui nilai Sig. Sebesar P = 0,001 (<0,05), yang artinya ada perbedaan. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan metode pengkajian (ESS) lebih kompatibel digunakan pada saat kegawatdaruratan karena metode pengkajiannya yang sederhana dan cepat, sedangkan pengkajian (GHSS) cukup memakan waktu sehingga pengkajian ini akan lebih mudah jika dilakukan oleh 2 orang perawat.
References
Sriyati. Neuropati Diabetes Sebagai Faktor Predisposisi Terjadinya Luka Pada Kaki. J Ilm STIKES Yars Mataram. 2024;IV(1):46–52.
Putri ST, Fitriana LA, Ningrum A, Sulastri A. STUDI KOMPARATIF?: KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA DAN PANTI Suci. J UPI [Internet]. 2015;1(1):1–6. Available from: https://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI/article/view/1178
Kemenkes. Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan 2024 [Internet]. Indonesia; 2024. Available from: https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5852/1/LKj Kemenkes 2024.pdf
Kusumaningsih D, Sianturi A. Motivasi internal perawat terhadap pelaksanaan dokumentasi edukasi terintegrasi di ruang rawat inap. Holistik J Kesehat. 2020;14(4):529–35.
Basit M, Rahmayani D. The Quality Of Life Of Post-Stroke Patients At The Nerve Clinic Of Ulin General Hospital In Banjarmasin. In: Advances in Health Science Research, 2nd Sari Mulia International Conference on Health and Sciences (SMICHS 2017). 2017. p. 667–74.
Jona RN, Juwariyah S, Maharani NWD. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TERHADAP KEJADIAN RESIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE. J Rumpun Ilmu Kesehat [Internet]. 2022;2(3):131. Available from: https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/JRIK/article/view/699/700
Fakhruddin H, Nurmalia L. Perbandingan Uji Diagnostik Siriraj Stroke Score dan Algoritma Stroke Gadjah Mada Sebagai Prediktor Jenis Stroke di RS Sentra Medika Bekasi. J Kedokt Univ Lampung [Internet]. 2019;3(November):251–7. Available from: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/JK/article/view/2496
Ekarulita I, Ratnaningsih N. Konsep Penelitian Uji Diagnostik Intan Ekarulita. Perpus RS Cicendo; 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Priadi Priadi, M.Sobirin Mohtar, Muhammad Riduansyah, Onieqie Ayu Dhea Manto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Formal legal provisions for accessing digital articles in electronic journals must be based on the Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA) license terms, which means the Health Sciences and Pharmacy Journal reserves to save, to transfer media / format, to manage in the form of databases, to maintain, and to publish articles without asking permission from the author as long as they include the author's name as the copyright owner.

