Laserasi palpebra inferior tertimpa pecahan kaca: case report

Authors

  • Salomo Hizkia Suprabowo Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
  • Heroe Joenianto Rumah Sakit Umum Daerah R.A.A Soewondo Pati, Indonesia
  • Ezra Michael Mulyadi Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
  • Alpin Maulana Akbar Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Rizal Permana Universitas Tarumanagara Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32504/hspj.v8i3.989

Keywords:

Laporan Kasus, Laserasi Palpebra, Trauma Tajam

Abstract

Laserasi palpebra dapat terjadi karena trauma tumpul atau disebabkan oleh benda tajam, gigitan binatang, perkelahian dan luka bakar. Trauma tajam pada mata adalah ketika benda tajam atau benda berukuran kecil menembus mata dengan kecepatan tinggi yang mengenai kornea atau sklera baik sengaja ataupun tidak disengaja. pada orang dewasa sering terjadi akibat kelalaian atau kesengajaan dengan maksud   seseorang. Laki-laki lebih sering mengalami hal ini. Laporan kasus ini dilaksanakan berdasarkan Surat Uji Etik yang dikeluarkan oleh UPT RSUD R.A.A Soewondo Pati No. 800/4192/017 pada tanggal 21 Desember 2023. Jenis penelitian ini adalah laporan kasus. Jenis laporan kasus berbentuk deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk membuat gambaran masalah yang terjadi bertujuan untuk mendeskripsikan apa yang terjadi pada saat dilakukan penelitian. Jenis studi kasus ini cenderung memperhatikan permasalahan dan gambaran penatalaksanaanya terutama di RSUD R.A.A Soewondo Pati terhadap kasus yang ingin peneliti temukan. Laporan ini dilakukan di RSUD R.A.A Soewondo Pati. Subjek dalam laporan kasus ini yaitu seorang laki-laki, Tn.S berusia 60 tahun, datang ke IGD RSUD RAA Soewondo pati dengan keluhan utama kelopak bawah mata kiri robek karena tertimpa pecahan kaca. Alat pemeriksaan berupa pemeriksaan fisik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Dilaporkan satu kasus laserasi palpebra inferior pada laki-laki berusia 60 tahun dan telah dilakukan reparasi palpebra dan rekontruksi saluran kelenjar lakrimalis. Tatalaksana utama pada kasus-kasus trauma pada mata adalah tindakan rekonstruksi guna mencegah perburukan prognosis dan mengembalikan kualitas hidup pasien. 

Author Biographies

Salomo Hizkia Suprabowo, Universitas Tarumanagara Jakarta

Program Studi Profesi Dokter

Heroe Joenianto, Rumah Sakit Umum Daerah R.A.A Soewondo Pati

Departemen Ilmu Kesehatan Mata

Ezra Michael Mulyadi, Universitas Tarumanagara Jakarta

Program Studi Profesi Dokter

Alpin Maulana Akbar, Universitas Tarumanagara Jakarta

Program Studi Profesi Dokter

Muhammad Rizal Permana, Universitas Tarumanagara Jakarta

Program Studi Profesi Dokter

References

Hendriati H. Laserasi Kanalis Lakrimalis Pada Luka Robek Palpebra Di RS. Dr. M. Djamil Padang. Majalah Kedokteran Andalas. 2015;34(2):112.

Buerger DE. Repair of canalicular laceration can be simplified. FCI Ophthalmics. 1998;July(1).

Kopecký A, N?m?anský J. Trauma in oculoplastic surgery a review. Ceska a Slovenska Oftalmologie. 2020;76(3):103–10.

Sitorus RS, Sitompul R, Widyawati S, Bani AP, Sari UN, Mulyadi A, et al. Buku Ajar Oftalmologi. Jakarta?: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2017.

Kemenkes RI. Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Vol. 53, Laporan Nasional Riskesdas 2018. 2018. p. 154–65.

Wahyuni L, Sari M, Kartasasmita AS. Characteristics and Management of Pediatric Ocular Trauma. Ophthalmologica Indonesiana. 2015;41(1):74–9.

Chua D, Wong W, Lamoureux EL, Aung T, Saw SM, Wong TY. The prevalence and risk factors of ocular trauma: The Singapore Indian eye study. Ophthalmic Epidemiology. 2011;18(6):281–7.

Almira R, Yusran M, Hamidi S, Himayani R. Karakteristik Kasus Trauma Bola Mata Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Lampung Periode Tahun 2016-2017. Medula. 2019;9(1):154–8.

Pantow IH, Sumual V, Manoppo RDP. Profil Trauma Tembus pada Mata di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Periode Januari 2016 – Juli 2018. e-CliniC. 2018;6(2):2016–8.

Ilyas S. Ilmu penyakit mata. Jakarta: Badan Penerbit FKU. Jakarta: Badan Penerbit FKU; 2015.

Akbar M, Helijanti N, Munir MA, Sofyan A. Conjunctival Lacerations. Jurnal Medical Profession (MedPro). 2019;1(2):151–66.

Havens S, Kosoko-lasaki O, Palmer M. Penetrating Eye Injury?: A Case Study. American Journal of clinical medicine. 2009;6:42–9.

Razzaqy, Hermadi, Dinata, Negari MTS, Fatikhawati ARD, Ardiani A, et al. Laporan Kasus: Laserasi Palpebrae Tertusuk Kawat. Journal of Islamic Medicine. 2023;7(1):1–7.

Sujatha M.A, Nazlin A., Prakash S. NS. Prevalence of Visual Impairment after Blunt Ocular. International Journal of Scientific Study. 2015;3(4):36–9.

Aghadoost D, Fazel MR, Aghadoost H, Aghadoost N. Pattern of ocular trauma among the elderly in Kashan, Iran. Chinese Journal of Traumatology - English Edition. 2013;16(6):347–50.

Nofityari E, Ilahi F, Ariani N. Analisis Karakteristik Pasien Trauma Mata di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Andalas. 2019;8(1):59.

Downloads

Published

2024-12-25

Issue

Section

Articles

Citation Check